Kontrol Menggunakan Arduino dan Bluetooth

Salah satu kontrol yang sering digunakan untuk arduino adalah bluetooth. Arduino dan Bluetooth sering diaplikasikan pada model kontrol sederhana, misalnya mobil-mobilan maupun sekedar untuk menghidupkan atau mematikan lampu pijar.

Pada dasarnya kontrol menggunakan arduino dan bluetooth mudah sekali dibuat, karena secara teknis hanya membutuhkan library komunikasi serial dari arduino IDE. Selain itu juga rangkainnya hanya membutuhkan rangkaian rx-tx dan catu daya dari arduino ke bluetooth. Rangkaiannya seperti tabel di bawah.

Arduino Bluetooth
TX RX
RX TX
GND GND
VCC VCC

Komponen yang dibutuhkan adalah :

  1. Arduino uno, bisa diganti pake seri yang lain.
  2. Led dan Resistor @1 buah aja
  3. Modul Bluetooth HC-05 dan kabel jumper male-female
  4. Protoboard (optional)
  5. Aplikasi bluetooth terminal, bisa download dari playstore.


Kemudian scriptnya.

Untuk mencoba, download aja aplikasi bluetooth terminal dari playstore.

Selamat mencoba.

Permudah Hidup dengan Internet of Things

Beberapa minggu yang lalu saya bersama mas habib dari ilmumurah.com mendapat kepercayaan dari teman-temanĀ  teknik elektro UMK untuk mengisi workshop dengan tema implementasi IoT berbasis arduino. IoT atau internet of things yang menurut wikipedia dapat dijabarkan sebagai sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Dalam workshop kemarin kami fokus pada fungsi monitoring sensor api dan suhu yang disimulasikan dalam bentuk pencegahan kebakaaran maket bangunan gedung UMK. Sedangkan untuk praktik kami menggunakan 5 sensor yang sering digunakan untuk praktikum mikrokontroller yaitu :

  • LDR
  • LM35
  • Humidity (sensor kelembaban)
  • Sensor api
  • Sensor ultrasonic

Dari praktik yang dilakukan kami harapkan bisa selanjutnya bisa dikembangkan menjadi contoh yang lebih real, semacam untuk mempermudah pemantauan usaha peternakan, perikanan atau apa saja yang ada disekitar kita. Atau kalo mau mencoba membuat sendiri yang lebih greget bisa ikut challenge di https://www.dicoding.com/

Bagi temen-temen yang berminat untuk melakukan sendiri percobaan selanjutnya akan saya posting mulai dari pembuatan aplikasi web untuk menampung data monitoringnya (web service) sampai ke praktikum menggunakan arduino menggunakan wifi modul esp8266.