Restful API Menggunakan Laravel Framework

Laravel telah dilengkapi fitur untuk membuat backend API, diantaranya:

  • Controller API
  • Passport untuk otentikasi
  • API routes

Pada tulisan kali ini, kita akan membuat backend API sampai user bisa melakukan request access_token. Tanpa berlama-lama, langsung kita buat project baru menggunakan composer dengan mengeksekusi perintah berikut :

Kita tunggu proses yang berjalan sampai selesai. Setelah proses selesai, kemudian kita buat 1 buah database baru dengan nama laravel_api. Setelah database selesai kita buat. Selanjutnya lakukan setting koneksi database dengan mengedit file .env mulai baris DB_CONNECTION sampai DB_PASSWORD menjadi seperti berikut :

Lanjutkan membaca Restful API Menggunakan Laravel Framework

Rest Web Service Codeigniter Bagian Keempat (API KEY)

Setelah kita membuat database untuk menyimpan data hasil monitoring maupun untuk menyimpan perintah untuk dieksekusi perangkat keras yang terhubung. Sekarang yang kita butuhkan adalah bagaimana menentukan hardware yang bisa mengirim data monitoring dan yang tidak. Untuk itu dibutuhkan API KEY untuk mendeteksi hardware yang terhubung ke aplikasi kita.

Pertama-tama kita harus buat tabel “key” untuk menyimpan API KEY dan tabel “logs” untuk menyimpan logs.

Setelah kita tambahkan table di atas, jangan lupa mengubah settingan pada “config/rest.php”.

Tabel dan config sudah, selanjutnya kita buat model untuk tabel “key”.

Karena kita sudah menambahkan keamanan berupa api key, maka kita harus mengedit tabel-tabel yang telah kita buat sebelumnya, yaitu tabel monitor_client dan unit_client menjadi seperti berikut :

Kita tambah beberapa function di model_unit.php

Dan jangan lupa, model_monitor juga.

Yang terakhir kita ubah file controller Monitoring.php

Selamat mencoba, selanjutnya akan kita buat sistem registrasi untuk mendapatkan API KEY-nya. 😀