Mengatasi Unable to Load VirtualBox Engine di Genymotion

Error unable to load virtualbox engine di genymotion sering kita jumpai ketika selesai mengupgrade kernel di linux. Genymotion adalah emulator alternative untuk android virtual device. Error ini terkesan sepele tapi cukup membingungkan. Langkah yang bisa kita lakukan adalah :

  • Ketik virtualbox di terminal, tunggu respon dari system.

  • Ketik sudo /sbin/rcvboxdrv setup

Cek virtualboxnya
Cek dulu virtualboxnya, selanjutnya recompile kernelnya

Setelah selesai coba jalankan lagi genymotion. Selamat mencoba. 😀

Kontrol Menggunakan Arduino dan Bluetooth

Salah satu kontrol yang sering digunakan untuk arduino adalah bluetooth. Arduino dan Bluetooth sering diaplikasikan pada model kontrol sederhana, misalnya mobil-mobilan maupun sekedar untuk menghidupkan atau mematikan lampu pijar.

Pada dasarnya kontrol menggunakan arduino dan bluetooth mudah sekali dibuat, karena secara teknis hanya membutuhkan library komunikasi serial dari arduino IDE. Selain itu juga rangkainnya hanya membutuhkan rangkaian rx-tx dan catu daya dari arduino ke bluetooth. Rangkaiannya seperti tabel di bawah.

Arduino Bluetooth
TX RX
RX TX
GND GND
VCC VCC

Komponen yang dibutuhkan adalah :

  1. Arduino uno, bisa diganti pake seri yang lain.
  2. Led dan Resistor @1 buah aja
  3. Modul Bluetooth HC-05 dan kabel jumper male-female
  4. Protoboard (optional)
  5. Aplikasi bluetooth terminal, bisa download dari playstore.


Kemudian scriptnya.

Untuk mencoba, download aja aplikasi bluetooth terminal dari playstore.

Selamat mencoba.

Cara Biar Android Studio Gak Ngabisin RAM

Setelah kemarin abis nginstall android studio dan genymotion, kayaknya ada yang janggal. Laptop dengan RAM 4 giga bisa ngeheng padahal cuma menjalankan android studio sama browser firefox. Setelah googling ternyata banyak plugin yang dijalankan padahal belum tentu kita butuhkan. Oke, langsung aja kita uncheck plugin yang bikin lemot tadi.

Buka File -> Setting, trus pilih Plugins. Abis itu uncheck beberapa plugin yang bikin lemot, diantaranya :

  1. CVS Integration
  2. Git Integration
  3. Github
  4. Google Cloud Testing
  5. Google Cloud Tools For Android Studio
  6. hg4idea
  7. Subversion Integration

Abis itu klik OKE.

android studioSelamat mencoba dan mari terus belajar. 😀

Install Genymotion Android Emulator

Abis install android studio, salah satu yang dibutuhkan adalah emulator. mau pake emulator AVD bawaan android studio, lemotnya ga ketulungan. Salah satunya adalah pake hp android kita sendiri sebagai emulator atau pake genymotion. Emulator ini terhitung lumayan enteng dan cepet dibandingkan sama AVDnya android studio.

genymotion

Berikut urut2an install genymotion di Ubuntu.

Pertama, install virtual box dulu.

Abis itu, baru install genymotionnya.

Caranya :

  • Buka aja www.genymotion.com, trus daftar abis itu download package installer sesuai versi hardware komputer kita (32 bit atau 64 bit).
  • Abis itu exstract dan masuk ke folder lokasi bin file, trus jalankan command diterminal dan klik accept default install path.

  • Setelah proses install selesai, masuk ke lokasi dimana genymotion terinstall. default locationnya adalah ‘/home/[username]/genymotion’. Dan jalankan command berikut.

  • Klik “Yes” buat nambah virtual device.
  • Klik “Connect” buat login dan install devicenya.
  • Pilih device dan klik “Next”
  • Masukkan nama device dan klik “Next”
  • Tunggu proses download sampe selesai dan berjalan.
  • Klik Finish
  • Klik “Play” untuk memulai emulator.

Install Android Studio di Ubuntu

Salah satu cara paling mudah menginstall android studio di Ubuntu adalah via PPA. Tapi sebelum menginstall android studio sebaiknya install oracle java 8 (versi terbaru) dulu.

Setelah selesai menginstall, ketik “java -version” di terminal sehingga tampil kayak gini.

terminal java

Setelah selesai install java, baru install android studinya. 😀

Cara cukup simple, copas aja ke terminal.

Sumber : android-studio & webupd8