Lima Alasan Membuka Usaha Kecil

Beberapa tahun yang lalu atau sekitar tahun 2011 saya mmempunyai keinginan untuk mendirikan usaha sendiri. Usaha sendiri yang besar yang bisa selalu berkembang dan memberikan manfaat bagi orang banyak. Namanya usaha yang besar haruslah dimulai dengan tekad yang besar, terkadang modal yang besar juga.

Bisnis yang baik adalah bisnis yang dibuka

Setelah sekian tahun atau hampir 4 tahun usaha yang saya impikan belum juga terwujud. Mental yang masih mental tempe membuat gagasan yang saya buat berakhir menjadi angin lalu.

Sekian tahun tanpa perkembangan berarti membuat saya berpikir apa yang salah, pola pikir saya yang salah atau memang mental bisnis saya yang lemah. Weekend kemarin iseng saya cari di internet, ternyata banyak orang yang mengalami kondisi seperti saya. Salah satu artikel yang saya temukan berjudul “5 alasan kenapa kamu harus membangun usaha kecil, bukan startup“. Inti artikel tersebut adalah daripada membuat bisnis yang besar dengan perkembangan fantastis namun sulit terwujud, kenapa tidak membuat bisnis dengan skala kecil namun dengan kemungkinan besar mudah terwujud. Nah, untuk lima alasannya kenapa bikin usaha kecil saja diantaranya adalah :

Kamu bisa fokus pada kesederhanaan produk

Secara harfiah, kamu membangun sesuatu yang kecil, dengan batasan dan patokan yang jelas. Tak ada tekanan yang besar untuk menambahkan fitur tertentu pada produk kamu, yang berarti kamu punya kebebasan untuk fokus terhadap bagian produk yang paling esensial bagi kamu dan pelanggan.

Menciptakan produk yang mengutamakan kesederhanaan adalah tantangan besar bagi banyak perusahaan besar dan berkembang. Bisnis skala kecil tak punya kendala semacam itu.

Pegawai kamu lebih penting

Ketika kamu memilih usaha skala kecil, kamu bisa habiskan waktumu dengan para pegawai yang berarti dalam bisnis kamu. Entah jumlah pegawaimu hanya satu atau lima, orang-orang itu akan menjadi prioritas utama kamu daripada jika kamu mempekerjakan banyak pegawai untuk mengejar pertumbuhan. Dalam bisnis skala kecil, para pegawai adalah yang utama.

Lebih mudah dalam mengatur bisnis

Saya suka saat melihat sentuhan pribadi pada setiap bisnis dan produk. Hal itu mustahil terjadi ketika kamu berambisi mendirikan perusahaan yang sangat besar. Namun hal itu jadi sangat mungkin ketika kamu mulai dengan mendirikan sesuatu yang kecil. Kamu bisa gunakan waktumu untuk memastikan bahwa para pelanggan dan konsumen mendapat perhatian setiap waktu.

Kecil bukan berarti miskin

Meski perusahaan kamu kecil dan produk kamu hanya digunakan segelintir orang, bukan berarti perusahaan kamu tak akan meraih keuntungan. Bukan berarti juga kamu akan mati dalam keadaan miskin.

Pendapatan kamu memang kecil, tentu saja. Namun peluang kamu untuk membangun perusahaan bernilai miliaran rupiah jauh lebih besar dibandingkan peluang untuk mendirikan perusahaan bernilai triliunan rupiah.

Dengan begitu, biaya operasional kamu jadi lebih sedikit, pengeluaran perusahaan dapat lebih ditekan. Kamu beserta tim berpeluang menikmati semua keuntungan yang diperoleh.

Kamu bisa mengembangkan bisnis kapan pun kamu siap

Kalau kamu ingin perusahaan kamu berkembang, kamu punya peluang lebih baik dengan melakukannya bersama perusahaan yang lebih kecil namun sukses dan mampu menghasilkan keuntungan. Ketika produk dan aliran dana perusahaan kamu sudah lebih matang, kamu tak hanya jadi menarik di mata investor, namun kamu juga bisa mendanai perusahaan dengan uang kamu sendiri.

Belum lagi pengetahuan dan pembelajaran kamu selama menjalankan perusahaan kecil bisa menjadi modal bagus saat ingin mengembangkan bisnismu.

Bagi saya lima alasan lebih rasional dan tidak terkesan muluk-muluk. Ingan pesen almarhum pak Bob, bisnis yang bagus adalah bisnis yang dibuka bukan dibahas.

Referensi : Techinasia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.