Ekor Macan dan Kepala Kucing

Ekor macan dan kepala kucing, istilah ini sering kita dengar saat kita dihadapkan pada pilihan mau mendirikan usaha sendiri (kepala kucing) atau kerja di perusahaan orang lain yang sudah besar (ekor macan). Bagi mahasiswa/mahasiswi yang baru lulus ini adalah pilihan paling membuat gundah gulana. Lebih-lebih bagi lulusan yang mempunyai nilai tidak terlalu istimewa dan skill yang pas-pasan. Mau kerja di perusahaan nilai akademik ga mencukupi, mau membuat usaha sendiri skill kurang mumpuni.

Lantas bagaimana kalau sudah terlanjur lulus dengan nilai akademik dan skill pas-pasan. Padahal kan masih pengen nongkrong sama temen-temen, atau sekedar jalan-jalan. Mau jajan pake duit, sekedar jalan-jalan bensin juga belinya pake duit. Mau minta duit sama orang tua juga malu, orang udah kelar kuliah. Kalo sudah kondisi seperti ini ya pilihan paling masuk akal ya kerja sama orang. Kerja serabutan, yang penting kerja dapet duit buat makan sama jalan-jalan. 😀

Nah sembari kerja serabutan tadi kita asah kemampuan kita pada bidang yang kita suka. Sekarang dunianya internet, mau belajar apa aja mudah. Yang penting selama ada kemauan pasti ada jalan.

Bukan menggurui tapi pengalaman pribadi. hehehe…

Saat skill semakin terasah biasanya ide-ide segar akan bermunculan, disitu biasanya insting wirausaha akan muncul. Di titik ini kemampuan baru akan otomatis muncul, yaitu kemampuan dagang, karena ketrampilan tanpa bisa memasarkan tidak akan mendatangkan uang. UUD – Ujung Ujungnya Duit.

Itu tadi kan kalau nilai akademik pas-pasan trus skill pas-pasan juga, trus gimana kalau nilai akademik udah fantastis dan skill bombastis. Apa juga harus wirausaha, modalnya darimana? Modalnya ya niat, karena selama ada niat pasti ada jalan.hehe..

Bagaimana kalau ngalamar kerja di perusahaan aja? ya gak masalah. Selama suka sama kerjaan dan suka juga sama gajinya ya ga masalah. Karena apa-apa kalau dikerjakan dengan “cinta” pasti hasilnya juga akan maksimal. Gak masalah dicap sebagai kaum pekerja kalau emang dihitung-hitung hasilnya lebih besar daripada membuat usaha sendiri.

Mau kita jadi ekornya macan atau kepalanya kucing, selama kita menjalaninya dengan sukacita dan penuh rasa syukur tidak akan menjadi masalah. Karena sukses adalah saat kita merasa bahagia dengan hidup kita, bukan hanya saat kita punya duit melimpah ruah.

 

Sumber Gambar : www.papzimamzi.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.